Affordable Access

HUBUNGAN FAKTOR PERILAKU DENGAN RETENSI PASIEN PROGRAM TERAPI RUMATAN METADON DI PUSKESMAS KASSI-KASSI

Authors
  • Dilla Aprilya
  • Ridwan Amiruddin
  • Ansariadi
Publication Date
Apr 02, 2014
Source
Legacy
Keywords
License
Unknown

Abstract

Harm Reduction sangat membantu dalam pengurangan dampak merugikan, termasuk salah satunya pada program terapi subsitusi yang terbukti cukup efektif dalam meningkatkan rasa kesejahteraan pasien. Retensi atau lamanya pasien berada pada terapi merupakan salah satu indikator untuk Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM). Nilai retensi bisa digunakan untuk mengukur keberhasilan program. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor predisposisi (pengetahuan dan sikap), faktor pemungkin (dosis metadon), dan faktor penguat (dukungan keluarga dan dukungan teman sesama) dengan retensi pasien PTRM. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan Cross Sectional Study. Subyek penelitian ini adalah pengguna napza suntik (penasun) yang terdaftar di Klinik PTRM Puskesmas Kassi-Kassi dengan jumlah responden sebanyak 75 orang. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa proporsi retensi pasien PTRM pada 6 bulan pengobatan sebesar 93,3%. Berdasarkan uji bivariat diperoleh hubungan yang signifikan antara sikap (p=0,034), dosis metadon (p=0,017), dan dukungan teman sesama (p=0,002) dengan retensi pasien PTRM. Sedangkan variabel yang tidak signifikan adalah pengetahuan (p=0,639) dan dukungan keluarga (p=0,119). Pengupayaan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan retensi pasien adalah pendekatan emosional antara teman sesama dengan penasun dalam rangka peningkatan perubahan perilaku termasuk dalam membangun sikap positif penasun. Keluarga juga sangat penting dalam memberikan dukungan kepada penasun.

Report this publication

Statistics

Seen <100 times