Affordable Access

OPTIMALISASI PEMBERIAN LEGOR DAN BIOPLUS ? Candida utilis TERHADAP KONSUMSI DAN KONVERSI PAKAN SAPI PERAH PFH

Authors
Publisher
Department of Animal Husbandry
Publication Date
Keywords
  • Legor
  • Bioplus
  • Candida Utilis
  • Konsumsi
  • Konversi
  • Sapi Perah Pfh

Abstract

Latar belakang diadakannya penelitian yaitu karena pada umumnya penurunan produksi susu terjadi pada musim pancaroba, karena adanya masalah pada pakan yang memiliki kualitas rendah dan berserat kasar tinggi. Pada studi usaha penggemukan sapi potong dan pemeliharaan kambing yang dipelihara dalam temperatur udara panas (30oC), pemberian bioplus mampu mempertahankan produksi ternak. Legor merupakan bahan pakan ternak sebagai suplemen protein, sedangkan bioplus sebagai probiotik. Penggunaan kedua bahan tersebut telah diterapkan pada sapi potong dan hasilnya memiliki respon yang positif. Sehingga dalam hal ini perlu diadakan percobaan pada sapi perah untuk mengetahui respon dari pemberian legor, bioplus dan Candida utilis tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suplemen legor dan bioplus - CU terhadap konsumsi dan konversi pakan sapi perah PFH dan diharapkan bahwa pemberian suplemen legor dan bioplus-CU ini dapat berpengaruh nyata terhadap konsumsi dan konversi pakan, sehingga nantinya akan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pakan. Penelitian ini menggunakan materi sapi perah PFH sebanyak 20 ekor dengan masa laktasi pertama sampai ketiga dan bobot badan antara 300 sampai 400 kilogram. Peralatan yang digunakan meliputi perkandangan dan kelengkapannya serta peralatan yang digunakan di Balai Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak Kota Batu, Jawa Timur. Dari penelitian di dapatkan data tentang: Konsumsi bahan kering pakan menunjukkan perbedaan yang tidak nyata (P>0.05). Sedangkan untuk konversi menunjukkan adanya perbedaan yang nyata (P<0.05). Yaitu nilai terbaik ada pada perlakuan P2 (dengan penambahan legor) sebesar 13.163 dan diikuti oleh perlakuan P3 (dengan penambahan bioplus - Candida utilis) sebesar 13.839; P1 (pakan sehari-hari) sebesar 15.847; dan P4 (pakan sehari-hari ditambah legor, bioplus dan Candida utilis) sebesar 16.657. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pemberian legor dan bioplus-Candida utilis tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap konsumsi dan berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap konversi bahan kering pakan sapi perah PFH. Nilai konversi terbaik diperoleh apabila legor dan bioplus - Candida utilis diberikan secara terpisah. Download

There are no comments yet on this publication. Be the first to share your thoughts.