Affordable Access

PERANAN OPINION LEADER DALAM REKONSILIASI KONFLIK ANTARETNIK TIDUNG DAN LETTA DI TARAKAN

Authors
Publication Date
Keywords
  • Peranan Opinion Leader
  • Rekonsiliasi Konflik Antaretnik Di Tarakan.

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui peranan opinion leader dalam rekonsiliasi konflik antaretnik di Tarakan; (2) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempercepat proses damai di Tarakan; Penelitian ini dilaksanakan di kota Tarakan, Kalimantan Timur. Adapun informan dalam penelitian ini adalah opinion leader dari masing-masing etnik Tidung dan Letta yang bertikai, wartawan media massa lokal di Tarakan dan tokoh masyarakat yang menjadi pihak netral pada saat terjadi konflik antaretnik di Tarakan. Informan penelitian ditentukan secara purposive sampling berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Tipe penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data primer dikumpulkan dengan melakukan wawancara mendalam terhadap informan kunci, data dari media massa lokal serta naskah kesepakatan perdamaian. Data sekunder dikumpulkan melalui kajian pustaka yang diperoleh lewat buku, internet, dan jurnal penelitian yang relevan dengan obyek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa opinion leader dalam rekonsilasi konflik antaretnik di Tarakan berperan sebagai key person (tokoh kunci) dalam mewujudkan perdamaian di Tarakan. Para opinion leader (pemuka pendapat) memang mengetahui peran yang mereka harus jalankan dalam menghadapi berbagai situasi khususnya hal yang menyangkut SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan).Komunikasi secara intensif ternyata lebih cepat menghasilkan efek yang diharapkan terlebih lagi dengan penggunaan humanity approach (pendekatan kemanusiaan) dalam pemulihan stabilitas keamanan. Penelitian ini menemukan bahwa masyarakat yang tengah menghadapi situasi konflik tidak begitu memanfaatkan media massa lokal. Penelitian ini juga menemukan bahwa kerjasama berbagai pihak seperti pemerintah, aparat keamanan, kontrol cermat media massa, pemilihan lokasi yang netral dalam penandatangan Kesepakatan Perdamaian I, II dan III serta materi butir kesepakatan damai yang mewadahi keinginan semua pihak dan yang utama adalah kesadaran dari kedua pihak akan perdamaian menjadi faktor akselerator dalam mewujudkan perdamaian di Tarakan.

There are no comments yet on this publication. Be the first to share your thoughts.