Affordable Access

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN MELALUI METODE BERMAIN DENGAN KARTU BERGAMBAR PADA ANAK KELOMPOK B DI TK ‘AISYIYAH KARANG SEMUT TRIMULYO JETIS BANTUL

Authors
Publication Date
Keywords
  • Pendidikan Guru Paud

Abstract

Kemampuan berhitung permulaan khususnya membilang sangat penting di ajarkan sejak usia dini dan proses pembelajarannya menggunakan metode yang tepat. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak-anak di TK ‘Aisyiyah Karang Semut, Bantul, Yogyakarta melalui metode bermain. Subjek yang diteliti, anak TK 'Asyiyah Karang Semut kelompok B yang berjumlah 17 anak terdiri dari 12 anak laki-laki dan 5 anak perempuan. Objek dalam penelitian ini adalah kemampuan berhitung permulaan khususnya kemampuan membilang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas, yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Tindakan yang dilakukan berupa pembelajaran dengan menggunakan metode bermain. Metode bermain yaitu kegiatan membilang menggunakan alat bantu berupa kartu bergambar dengan cara menghitung kartu yang ditempelkan pada papan flannel. Pada setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Metode bermain yang diterapkan pada setiap pertemuan dalam siklus I terdapat penambahan langkah bermain. Penerapan metode bermain pada siklus II hampir sama dengan siklus I, perbedaannya terletak pada tehnik perlombaan, yaitu penghargaan bagi kelompok yang mampu membilang satu sampai dua puluh. Teknik pengumpulan data ini menggunakan observasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan berhitung permulaan khususnya kemampuan membilang pada anak-anak di kelompok B TK ‘Asyiyah Karang Semut, Trimulyo, Jetis, Bantul, Yogyakarta. Pada tahap pra tindakan, siklus I, dan siklus II diperoleh peningkatan dari yang semula 29% menjadi 92% pada indikator anak mampu menyebutkan nama bilangan, pada indikator anak mampu mengurutkan nama bilangan satu sampai dua puluh secara urut dari 24% menjadi 82%, pada indikator anak mampu membilang kartu bergambar satu sampai dua puluh dari 24% menjadi 80%, dan pada indikator anak mampu menyebutkan jumlah kartu bergambar satu sampai dua puluh dari 29% menjadi 80%, sedangkan secara keseluruhan penilaian dari jumlah anak dan seluruh indikator yaitu kemampuan membilang satu sampai dua puluh pada pra tindakan 58,82%, pada siklus I meningkat menjadi 76,96% dan pada siklus II meningkat mencapai 94,77%.

There are no comments yet on this publication. Be the first to share your thoughts.