Affordable Access

STUDI PERENCANAAN BANGUNAN ATAS GEDUNG DARMO TRADE CENTER (DTC) SURABAYA DENGAN BALOK GRID

Authors
Publisher
Department of Civil Engineering
Publication Date
Keywords
  • Balok Grid (Wafel Slab)
  • Metode Gaya
  • Umm

Abstract

Struktur balok grid terdiri atas balok-balok yang saling bersilangan, dengan jarak yang relatif rapat, yang menumpu pelat atas yang tipis. Sistem ini dimaksudkan untuk mengurangi berat sendiri pelat, sehingga lendutan dari pelat yang besar dapat dikurangi. Sistem ini dinilai efisien untuk bentangan besar dan juga dapat didesain sesuai selera. Pada perencanaan balok grid dipakai ?metode gaya?, dimana pengaruh puntir tidak diperhitungkan. Prinsipnya hanya menentukan mana balok atas dan mana balok bawah. Aksi pada balok atas adalah (P - X) dan balok bawah adalah (X). Kemudian dibuat suatu sistem persamaan linier untuk balok atas dan balok bawah. Nilai koefisien diambil dari tabel makowsky. Dengan menyamakan kedua persamaan tersebut didapat besarnya nilai X. Perhitungan statika balok dan kolom menggunakan program SAP 2000. Dimensi balok grid direncanakan 250/400 mm balok bawah, 200/350 mm balok atas dengan panjang bentang balok grid 2 x 2 m. Dimensi balok utama direncanakan 400/700 mm dan kolom 700/700 mm. Penulangan pelat atap tebal 100 mm menggunakan D8 ? 175 untuk tumpuan/lapangan (arah x) dan D8 ? 175 untuk daerah tumpuan/lapangan (arah y). Penulangan pelat lantai tebal 120 mm menggunakan D8 ? 150 untuk tumpuan/lapangan (arah x) dan D8 ? 150 untuk daerah tumpuan/lapangan (arah y). Penulangan balok grid untuk atap didapat balok atas 3D16, balok bawah 5D18, untuk lantai balok atas 5D18, balok bawah 7D19 dan dipakai sengkang D8 ? 100. Perencanaan balok utama Struktur I, (arah x) dipakai tulangan lapangan 5D19 dan tumpuan 9D19, (arah y) dipakai tulangan lapangan 4D19 dan tumpuan 8D19, Struktur II (arah x) dipakai tulangan lapangan 5D19 dan tumpuan 9D19, (arah y) dipakai tulangan lapangan 5D25 dan tumpuan 9D25, untuk balok utama dipakai sengkang D10 ? 150 dan sengkang maksimum D10 ? 300. Kolom tengah dipakai tulangan 8D22 untuk tiap sisi dan kolom tepi dipakai tulangan 6D22 untuk tiap sisi dengan tulangan sengkang D10 ? 350. Keyword : Balok Grid (Wafel Slab), Metode Gaya

There are no comments yet on this publication. Be the first to share your thoughts.