Affordable Access

PENGARUH METODE PENGAJARAN MEDIA JOBSHEET DAN METODE PENGAJARAN MODEL PROYEK TERHADAP PRESTASI BELAJAR PRAKTIK SISTEM PENGAPIAN BATERAI DI SMK PERINDUSTRIAN YOGYAKARTA

Authors
Publication Date
Keywords
  • Teknik Otomotif

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan salah satu metode pembelajaran praktik yang lebih baik antara pengajaran praktik dengan media jobsheet dan pengajaran praktik model proyek terhadap prestasi belajar praktik mengidentifikasi sistem pengapian baterai pada mata pelajaran praktik merakit sistem pengapian baterai di engine stand. Penelitian ini dilakukan dengan metode quasi eksperimen atau eksperimen semu. Populasi dari penelitian ini adalah semua siswa kelas XI jurusan teknik otomotif SMK PERINDUSTRIAN Yogyakarta yang berjumlah 80 siswa yang terbagi dalam 3 kelas, teknik yang digunakan dalam menentukan sampel yaitu purposive random sampling, dimana sampel kelas dipilih secara acak dengan undian dan sampel yang terpilih adalah kelas XI B2 dan XI B3 dengan jumlah siswa pada kelas XI B2 sebanyak 26 siswa dan jumlah siswa pada kelas XI B3 sebanyak 28 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tes. Validitas instrumen ini melalui pendapat para ahli (experts judgement). Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t model polled varian satu pihak. Untuk tingkat signifikansi hasil analisis ditentukan sebesar 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada kondisi awal kedua kelas berangkat dari titik tolak yang sama, ini dibuktikan dengan uji t data awal (pretest) yang menunjukkan bahwa t hitung lebih kecil dari t tabel (t h : 0,29 < t t : 1,67) sedangkan pada uji t data akhir (posttest) tidak terdapat perbedaan prestasi belajar praktik siswa secara signifikan antara kelas ekperimen dengan pembelajaran dengan media jobsheet dan kelas kontrol dengan model pembelajaran proyek dengan hasil uji t data akhir (posttest) menunjukan bahwa t hitung lebih kecil dari t tabel (t h : 1,19 < t t : 1,67) pada taraf signifikan 5%. Untuk membuktikan hipoetsis terlihat dari hasil perhitungan uji one tail test pihak kanan dengan hasil pada kelas eksperimen t hitung lebih besar dibanding t tabel (t h : 4,554 < t t : 1,708) sedangkan pada kelas kontrol diperoleh t hitung lebih besar dibanding t tabel (t h : 1,79 < t t : 1,703) pada taraf signifikan 5 %. Ini menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa kelas yang menggunakan metode pengajaran praktik dengan media jobsheet lebih tinggi daripada prestasi belajar siswa kelas yang menggunakan metode pengajaran model proyek.

There are no comments yet on this publication. Be the first to share your thoughts.