Affordable Access

ORIENTASI PENGENALAN AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN DI UIN SUNAN KALIJAGA DITINJAU DARI PERSPEKTIF IDEOLOGI PENDIDIKAN

Authors
Publication Date
Keywords
  • Pendidikan Agama Islam

Abstract

Dwi Mulyani. Orientasi Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Ditinjau Dari Perspektif Ideologi Pendidikan, Skripsi, Yogyakarta: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, 2012. Latar belakang dari penelitian ini adalah adanya kekurang selarasan antara materi yang disampaikan atau dilaksanakan dengan kebutuhan konsentrasi keilmuan antar fakultas karena adanya jadwal yang disamakan dari pihak universitas. Oleh karena itu yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah OPAK di UIN Sunan Kalijaga bagaimana pelaksanaan OPAK di UIN Sunan Kalijaga, nilai pendidikan apa saja yang diperoleh dari OPAK, serta apakah OPAK mampu mewujudkan kebutuhan konsentrasi keilmuan antar fakultas. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis secara detail mengenai nilai-nilai pendidikan dan konsentrasi ilmu antar fakultas, metode-metode OPAK yang dipakai sekarang ini dengan perspektif ideologi pendidikan dan untuk mewujudkan OPAK yang relevan sesuai kebutuhan konsentrasi ilmu antar fakultas. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan mengambil latar Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan dokumentasi dan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang telah dikumpulkan dan dari makna itulah ditarik kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan:1. Pelaksanaan OPAK secara structural menganut ideology fundamentalisme pendidikan,2. Dilihat dari semangat yang diusung dari panitia adalah pendidikan kritis sebagai tujuan yang dicita-citakan, 3. Narasumber lebih condong pada intelektualisme pendidikan karena ada tahapan yang dicapai,namun tidak menafikkan bahwa indoktrinasi ideology sangat melekat dan adanya penanaman ideology personal maupun golongan, 4. Peserta berasal dari latarbelakang yang berbeda sehingga membawa ideologi yang berbeda pula, 5. Materi mengarahkan mahasiswa pada intelektualisme dan pendidikan kritis dengan melihat materi yang diusung dari pihak panitia, 6. Nilai-nilai pendidikan OPAK perspektif ideology pendidikan lebih mengacu pada pendidikan kritis dengan melihat semangat panitia beserta materi-materi yang ada dan memilih narasumber yang mampu menyampaikannya dengan baik, 7. Upaya mewujudkan OPAK perspektif ideology pendidikan terhadap masing-masing fakultas adalah adanya pelaksanaan yang dipertimbangkan unsure kefakultasan agar tidak terjadi keselarasan masingmasing fakultas, Perekrutan kepanitiaan universitas maupun fakultas yang lebih terbuka dan tanpa memandang dari mana dan siapa (tidak hanya satu golongan). Narasumber diharapkan bukan atas nama golongan tertentu diajukan menjadi pemateri namun yang mampu untuk memberi pencerahan yang mendukung serta produktif untuk fakultasnya masing-masing sesuai konsentrasi keilmuan antar fakultas

There are no comments yet on this publication. Be the first to share your thoughts.