Affordable Access

PELAKSANAAN PENILAIAN BERBASIS KELAS DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI KELAS VII SMP BUDI MULIA 2 YOGYAKARTA

Authors
Publication Date
Keywords
  • Pendidikan Agama Islam

Abstract

M Zainul Arifin, Pelaksanaan Penilaian Berbasis Kelas Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Kelas VII SMP Budi Mulia Dua Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Agama Islam dan Keguruan Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta 2012. ` Dengan adanya Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Dan Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan membawa implikasi tentang perubahan kurikulum, pembelajaran dan penlaian. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan penilaian berbasis kelas (PBK) dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, bagaimana hasil dari pelaksanaan penilaian berbasis kelas, dan apakah yang menjadi faktor penghambat pelaksanaan penilaian berbasis kelas pada Pendidikan Agama Islam. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Populasi penelitian ini mengambil kelas VII di SMP Budi Mulia Dua dengan jumlah 25 siswa, sedangkan metode pengumpulan yang penulis gunakan adalah: (1) metode interview (wawancara), ((2) metode observasi atau pengamatan, (3) metode analisa data dan (3) metode dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Pelaksanaan dan hasil penilaian serta faktor-faktor penghambat penilaian berbasis kelas di SMP Budi Mulia Dua Yogyakarta. Hasil dari penelitian ini dapat kami simpulkan bahwa, (1) Pelaksanaan penilaian berbasis kelas di SMP Budi Mulia Dua Yogyakarta pada aspek afektif menggunakan bentuk observasi perilaku dengan kriteria pelaksanaan cukup, aspek psikomotorik menggunakan bentuk observasi keterampilan dengan kriteria pelaksanaan sangat baik. Pada aspek kognitif ada empat bentuk penilaian: pertama menggunakan bentuk penilaian mid semester dengan kriteria pelaksanaan baik. Kedua ulangan harian, tugas kelompok, uji kompetensi kriteria pelaksanaan Ketiganya baik. keempat, kuis tugas individu dengan kriteria pelaksanaan keduanya cukup. (2) hasil penilaian berbasis kelas pada aspek afeksi melalui penilaian sikap/perilaku dengan hasil penilaian sudah baik, aspek psikomotorik melalui penilaian keterampilan hasil penelitian sangat baik, dan aspek kognitif penilaian melalui uji kompetensi dengan hasilpenilaian cukup, sedangkan mid semester hasil penilaian cukup, ulangan harianhasil penilaian baik, tugas satu hasil penilaian baik dan hafalan hasil penilaiansangat baik (3) faktor penghambat penilaian berbasis kelas berasal dari faktorekternal dan internal adapun faktor eksternal dari sekolah dan guru,sedangkan faktor internal berasal dari dalam diri siswa yaitu: minat dan motivasi.

There are no comments yet on this publication. Be the first to share your thoughts.