Affordable Access

METODE PEMBELAJARAN BAHASA ARAB PADA SISWA KELAS VIII MTSN GONDOWULUNG BANTUL YOGYAKARTA (PERSPEKTIF BRAIN BASED LEARNING)

Authors
Publication Date
Keywords
  • Pendidikan Bahasa Arab

Abstract

Dwi Haryanto. Metode Pembelajaran Bahasa Arab Pada Siswa Kelas VIII MTs Negeri Gondowulung Bantul Yogyakarta (Perspektif Brain Based Learning): Jurusan Pendidikan Bahasa Arab UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui untuk mengetahui seberapa jauh metode pembelajaran bahasa Arab di kelas VIII MTs Negeri Gondowulung sesuai dengan prinsip-prinsip Brain Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang dilaksanakan di MTs Negeri Gondowulung Bantul Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, untuk mengetahui kesesuaian metode pembelajaran bahasa Arab dengan prinsipprinsip Brain Based Learning dengan cara data yang diperoleh dilapangan disesuaikan dengan prinsip-prinsip Brain Based Learning yang telah dirumuskan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara garis besar, metode pembelajaran bahasa Arab di MTs Negeri Gondowulung Bantul Yogyakarta sudah sesuai dengan prinsip-prinsip Brain Based Learning. Karena dalam metode pembelajaran bahasa Arab di MTs Negeri Gondowulung sudah mencakup lima aspek Brain Based Learning yaitu sistem pembelajaran emosional, guru menanamkan rasa senang dan nyaman sebelum memasuki pembelajaran kognitif. Biasanya guru mengisisnya dengan perkenalan, humor, dan memberi motivasi. Sistem pembelajaran sosial, yaitu guru menciptakan suasana akrab dengan murid atupun murid dengan murid. Dalam sistem pembelajaran kognitif guru menyampaikan materi bahasa Arab tentang masdar. Dalam sistem ini terjadi menyerap input dari luar (mendengarkan penjelasan guru) dan sistem lain menginterprestasikan input tersebut (guru menanyakan tentang masdar kemudian siswa menjawabnya). Sistem pembelajaran fisik, guru tidak melakukan pembelajaran hanya di dalam kelas saja tetapi mengajak siswa belajar di halaman sekolah sambil mempraktrekan hiwar. Dan yang terakhir yaitu sistem pembelajaran reflektif. Guru melakukan pembelajaran reflektif ini setiap akhir dari pembelajaran, yaitu dengan menanyakan tentang pelajaran yang telah dipelajari dan menginformasikan apa yang ingin dipelajari minggu selanjutnya. Dengan terpenuhinya kelima sistem tersebut maka metode pembelajaran akan berjalan dengan efektif dan efisien dan siswa pun akan merasa senang dan terhindar dari ancaman dalam proses pembelajarannya.

There are no comments yet on this publication. Be the first to share your thoughts.