Affordable Access

Perencanaan Dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Di PT. Mawar Berlian Nganjuk

Authors
Publisher
UNKNOWN
Publication Date
Keywords
  • Hd28 Management. Industrial Management

Abstract

Masalah persediaan tidak terlepas dari kegiatan suatu perusahaan, baik yang bergerak dalam bidang industri, perdagangan dan jasa. Persediaan bahan baku harus dikelola dengan baik karena akan mempengaruhi jalannya operasi perusahaan dalam pemenuhan permintaan produk. PT. Mawar Berlian adalah suatu perusahaan yang memproduksi mie. Jenis mie yang dapat dihasilkan adalah mie telur keriting dan mie telur polos. Karena mie telur keriting dan mie telur polos ini terdiri dari berbagai ukuran, maka untuk membedakannya mie telur polos diberi label Mawar sedangkan mie telur keriting diberi label Berlian. Mie telur Mawar terdiri dari empat ukuran yaitu Mawar 1 kg, Mawar 1,7 kg, Mawar 2 kg dan Mawar 2,7 kg. Sedangkan mie telur Berlian terdiri dari dua ukuran yaitu Berlian los 0,5 kg dan Berlian lipat 1,7 kg. Masalah yang terjadi pada perusahaan saat ini adalah melakukan pemesanan bahan baku tanpa memiliki keteraturan pola dan hanya berdasarkan perkiraan dari pihak manajemen saja, sehingga menyebabkan biaya persediaan yang ditanggung perusahaan menjadi tinggi. Untuk mengatasi hal ini maka dibuat perencanaan persediaan bahan baku dengan biaya persediaan yang minimum. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode FOQ dengan safety stock dan metode FOI dengan safety stock sebagai pembanding sistem persediaan perusahaan selama ini. Dari hasil perhitungan dengan metode FOQ untuk tepung terigu selama bulan September 1998 Agustus 1999 didapatkan biaya persediaan sebesar Rp. l.521.856.799. Sedangkan hasil perhitungan dengan metode perusahaan untuk tepung terigu selama bulan September 1998 - Agustus 1999 didapatkan biaya persediaan sebesar Rp. 1.542.416.986. Penghematan biaya persediaan selama satu tahun untuk tepung terigu yang dapat dilakukan dengan metode FOQ adalah Rp. 20.560.187,4. Dari hasil perhitungan dengan metode FOI untuk tartrazine, soda kie, telur bubukan dan garam selama bulan September 1998 - Agustus 1999 didapatkan biaya persediaan sebesar Rp. 4.160.089.937. Sedangkan hasil perhitungan metode perusahaan untuk tartrazine, soda kie, telur bubukan dan garam selama bulan September 1998 - Agustus 1999 didapatkan biaya persediaan sebesar Rp. 4.214.771.824. Penghematan biaya persediaan selama satu tahun untuk tartrazine, soda kie, telur bubukan dan garam yang dapat dilakukan metode FOI adalah Rp. 54.681.887,03. Dari hasil perhitungan dengan metode FOQ untuk plastik selama bulan September 1998 - Agustus 1999 didapatkan biaya persediaan sebesar Rp. 231.421.148,5. Sedangkan hasil perhitungan dengan metode perusahaan untuk plastik selama bulan September 1998 - Agustus 1999 didapatkan biaya persediaan sebesar Rp. 232.273.620. Penghematan biaya persediaan selama satu tahun untuk plastik yang dapat dilakukan dengan metode FOQ adalah Rp. 852.471,5. Metode yang terbaik selama bulan September 1998 - Agustus 1999 inilah yang dipakai untuk perencanaan persediaan selama bulan September 1999 - Agustus 2000

There are no comments yet on this publication. Be the first to share your thoughts.