Affordable Access

Pengaruh Teknik Peningkatan Daya Ingat (Memory Boosting) Dalam Metode Belajar Megabrain terhadap kemampuan mengingat Kembali (Recall)

Authors
Publisher
Fakultas Psikologi UBAYA
Publication Date
Keywords
  • Bf Psychology

Abstract

Permasalahan yang diajukan dalam penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya tuntutan bagi setiap manusia untuk memiliki kemampuan beradaptasi yang semakin baik seiring dengan percepatan arus informasi yang berkembang pesat. Hal ini menyebabkan adanya tuntutan juga terhadap perkembangan kemampuan berpikir. Salah satu kemampuan berpikir adalah kemampuan mengingat. Kemampuan mengingat diperlukan dalam belajar karena belajar dan ingatan tidak dapat dipisahkan (Edsoon, 1987). Oleh karena itu, dalam kemampuan mengingat diperlukan suatu keterampilan. Upaya pengembangan kreativitas sangat diperlukan dalam melatih keterampilan mengingat untuk membuat belajar menjadi lebih produktif sehingga belajar dapat diartikan bukan sebagai kegiatan untnk menyimpan dan mengingat kembali secara pasif pengetahuan yang diberikan oleh guru kepada siswa. Dalam melatih keterampilan mengingat, bukan otak kiri saja yang diaktifkan fungsinya, namun menyeimbangkan fungsi kedua belahan otak. Pada saat ini sedang populer pelatihan yang menawarkan metode belajar yang dapat melatih keterampilan mengingat Salah satu teknik metode belajar itu adalah teknik peningkatan daya ingat . (memory boosting) yang dikembangkan oleh yayasan Universal Megabrain. Teknik peningkatan daya ingat ini merupakan bagian dari metode mnemonik dan teknik peningkatan daya ingat ini berhubungan erat dengan kemampuan mengingat kembali. Hal ini sesuai dengan pendapat Solso (1991) yang mengemukakan bahwa teknik mnemonik merupakan suatu alat untuk meningkatkan kemampuan mengingat kembali (recall) dan kemampuan menyimpan informasi dalam ingatan (storage). Hipotesis penelitian ini ialah: a). Ada perbedaan kemampuan mengingat kembali (recall) antara anak yang mempelajari teknik peningkatan daya ingat dalam metode belajar Megabrain dan yang tidak; b). Ada perbedaan kemampuan penyimpanan informasi dalam ingatan antara anak yang mempelajari teknik peningkatan daya ingat dalam metode belajar Megabrain dan yang tidak. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan tes kemampuan mengingat kembali dan wawancara. Tes kemampuan mengingat kembali dirancang oleh penulis dan dilaksanakan melalui tiga tahap yaitu pre-test, post-test dan pasca post-test. Subyek penelitian ini adalah siswa- siswi baru dalam Yayasan Megabrain yang duduk di kelas 1 sampai kelas 3 SMP dan siswa-siswi SMP "X" yang duduk di kelas 1 sampai kelas 3 SMP dimana siswa-siswi baru dalam Yayasan Megabrain disebut kelompok eksperimen dan siswa- siswi SMP "X" disebut kelompok kontrol. Data yang diperoleh diuji secara statistik dengan menggunakan teknik statistik uji-t (t-test). Hasil penelitian yang diperoleh yaitu ada perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil uji-t dengan membandingkan nilai pre-test antar kelompok menunjukkan bahwa nilai kelompok kontrol pada mulanya lebih baik dari kelompok ekperimen (t= -2,468: F0,019), namun pada perhitungan uji-t untnk nilai post-test peningkatan kemampuan mengingat kembali pada kelompok ekperimen lebih besar daripada kelompok kontrol dan nilai kelompok eksperimen lebih baik daripada kelompok kontrol. (t3,383; p0,003). Selain itu, hasil uji-t yang membandingkan nilai pasca post-test antar kelompok juga menunjukkan bahwa penurunan kemampuan mengingat kembali setelah periode latensi pada kelompok eksperimen lebih kecil daripada kelompok kontrol (t 5,507 ; =,000) Kesimpulan yang dapat diambil berdasarkan hasil penelitian ialah teknik peningkatan daya ingat dalam metode belajar Megabrain mampu meningkatkan kemampuan mengingat kembali (recall) dan mampu memperkuat penyimpanan informasi dalam memori. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah kemungkinan untuk mempertimbangkan keefektifan masing-masing cara dalam teknik peningkatan daya ingat. Dalam hal ini, masing-masing cara dalam teknik peningkatan daya ingat perlu dibahas secara lebih mendalam dan luas serta kemungkinan adanya cara-cara lain yang lebih efektif dari cara-cara yang telah diajarkan dalam teknik peningkatan daya ingat oleh yayasan Megabrain. Selain itu, juga kemungkinan untuk meneliti keefektifan teknik. teknik lain dalam metode belajar Megabrain selain teknik peningkatan daya ingat yaitu teknik membaca cepat dan teknik pemetaan pikiran.

There are no comments yet on this publication. Be the first to share your thoughts.