Affordable Access

Nilai Nutrisi HiJauan Pueraria phaseoloides dengan Pemupukan Batuan Fosfat dalam Fermentasi Acoobacler Saccharomyces dan Inokulasi Glomus maniholis

Authors
Publication Date
Keywords
  • Sf Animal Culture

Abstract

Microsoft Word - 66.doc PS. Nutrisi dan Makanan Ternak April 2006 Nilai Nutrisi HiJauan Pueraria phaseoloides dengan Pemupukan Batuan Fosfat dalam Fermentasi Acoobacler Saccharomyces dan Inokulasi Glomus maniholis. EVY NORA ARYANI. H2C 001 122. 2006. (Pembimbing : DWI RETNO LUKIWATI dan NOVIK NURHID.AYAT) ABSTRAK Hijauan puero (Pueraria phaseoloides) merupakan salah satu legum pakan yang disukai ternak, memiliki kandungan gizi tinggi dan tahan pada tanah masam. Tanah latosol sebagai media tanam dicirikan pH masam dan defisien P, yang dapat ,diatasi dengan pemupukan batuan fosfat (BP). Pemupukan BP direndam alam suspensi fermentasi Acetobacter-Saccharomyces (FAS) dan inokulasi Glomus manihods diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan P. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemupukan BP dalam suspensi FAS dan inokulasi G. manihods terhadap kadar N, P, S dan Se hijauan puero. Manfaat penelitian adalah untuk memberikan informasi mengenai peran suspensi FAS dan inokulasi G. manihotis dalam meningkatkan ketersediaan P dalam tanah. Hipotesis penelitian adalah pemupukan batuan fosfat dalam suspensi FAS dan inokulasi G. manihotis menghasilkan kadar nitrogen, fosfor, sulfur dan selenium hijauan puero (P. phaseoloides) lebih tinggi dibanding perlakuan lainnya. Penelitian telah dilaksanakan di Laboratorium Biosisternatika dan Genetika, Bidang Mikrobiologi Puslit Bogor, LIPT Bogor pada bulan Februari - Mei 2005. Materi yang digunakan meliputi benih puero, H2SO4 pekat 96%, suspensi FAS, inokulurn G. manihotis, urea (0,33 g/pot), KC1 (0,5 g/pot), BP (2,22 g/pot) dan tanah latosol. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah : To (kontrol), T1 (pupuk BP), T2 (pupuk BP + G. manihotis), T3 ( puptik BP + suspensi FAS), dan T4 (pupuk BP + suspensi FAS + G. manihotis). Parameter yang diarnati adalah kadar N, P, S, Se hijauan puero dan persentase kolonisasi akar. Pengolahan data m

There are no comments yet on this publication. Be the first to share your thoughts.