Affordable Access

“DHARMA PAWAYANGAN”, PEDOMAN SEORANG DALANG: WAYANG CENK BLONK SEBAGAI KASUS

Authors
Publisher
ISI Denpasar
Publication Date
Keywords
  • Nx Arts In General

Abstract

Dharma Pawayangan adalah semacam panduan (hukum, tata cara, kewajiban) yang harus dilakukan oleh para dalang wayang kulit. Pemahaman dan pelaksanaan Dharma Pawayangan oleh para dalang adalah sebuah keharusan dan kewajiban, karena kalau menyimpang dari ajaran tersebut akan dikutuk oleh Sang Hyang Catur Lokapala. Begitu ketat dan kompleksnya aturan-aturan tersebut yang menjadi warisan para leluhur, tidak aneh kalau tidak semua dalang yang dapat dan mampu melaksanakan aturan-aturan itu dengan sempurna, karena sebagai akibat dari kemajuan teknologi yang hampir menyentuh semua sisi kehidupan budaya manusia, termasuk cara manusia berkesenian. Untuk menyikapi adanya ketegangan dan tarik-menarik antara tradisi dan inovasi maka dibutuhkan keluwesan dalam menyikapi semua ini. Adanya hal-hal yang sifatnya tidak esensial dan substansial yang termuat dalam Dharma Pawayangan yang dapat dimodifikasi sesuai dengan perkembangan zaman merupakan hal-hal yang tidak bisa dipungkiri. Hal seperti ini hampir menyentuh dalang-dalang masa kini termasuk dalang Wayang Cenk Blonk. Nardayana, dalang Wayang Cenk Blonk, telah melakukan terobosan-terobosan baru namun ia tetap dalam konteks pakem dan Dharma Pawayangan itu sendiri.

There are no comments yet on this publication. Be the first to share your thoughts.