Affordable Access

Efektivitas Peranan Sistem Informasi Akuntansi Dalam Meningkatkan Pengendalian Internal Terhadap Siklus Penjualan dan Penagihan Piutang Pada Badan Usaha X Di Surabaya.

Authors
Publisher
Fakultas Ekonomi UBAYA
Publication Date
Keywords
  • Hf5601 Accounting

Abstract

Sejalan dengan mengglobalnya perekonomian dunia, terjadi pula perkembangan teknologi, terutama teknologi informasi. Setiap badan usaha harus berusaha untuk menjaga kelangsungan hidupnya agar dapat bersaing. Dalam persaingan, badan usaha dapat melakukan kegiatan usahanya secara lebih efisien dan efektif agar hasil yang diperoleh lebih maksimal. Badan usaha "X" yang beralokasi di Surabaya ini bergerak dalam bidang produksi dan pengemasan makanan ringan, selalu berusaha untuk meningkatkan penjualannya karena sebagian besar laba badan usaha diperoleh dari aktivitas penjualan. Dengan demikian diharapkan tujuan badan usaha dapat tercapai. Untuk mencapai tujuan badan usaha diperlukan suatu sistem pengendalian internal yang baik serta sistem informasi akuntansi yang cepat, tepat, dan akurat dalam usaha peningkatan efektivitas badan usaha. Pada skripsi ini dibahas mengenai siklus penjualan yang meliputi penjualan tunai dan kredit, penagihan dan penerimaan kas, serta retur penjualan. Skripsi ini mengidentifikasikan unsur pengendalian internal badan usaha serta kelemahan struktur organisasi dan kelemahan siklus penjualan. Dengan adanya kelemahan tersebut, maka dapat dilakukan perbaikan untuk meningkatkan pengendalian internal badan usaha. Kemudian diusahakan dan dirancang suatu sistem informasi akuntansi yang bersifat manual dan formal pada siklus penjualan. Serta saran rancangan dokumen dan laporan yang bersifat informatif yang ditujukan kepada pihak manajemen untuk meningkatkan pengendalian internal. Sistem informasi akuntansi manual ini dirancang bukanlah yang terbaik tapi ini dikatakan baik untuk kondisi sekarang pada badan usaha. Karena pada badan usaha menuntut adanya suatu sistem informasi akuntansi yang mudah diterapkan dan cepat dimengerti oleh pelaksana badan usaha, dan juga yang menjadi pertimbangan adanya biaya yang harus dikeluarkan diusahakan seminim mungkin. Maka sistem informasi akuntansi ini dapat dikatakan tepat untuk diterapkan dalam badan usaha pada kondisi sekarang sebagai langkah awal untuk meminimumkan adanya penyimpangan-penyimpangan, peningkatkan pengendalian internal, serta efektivitas kinerja badan usaha. Apabila sistem pengendalian internal yang dirancang telah diterapkan dalam badan usaha, maka diharapkan informasi yang dihasilkan dapat diandalkan, penyimpangan dalam badan usaha dapat berkurang, serta tujuan badan usaha dapat tercapai. Dari uraian di atas, dapat ditarik suatu simpulan, yaitu setiap badan usaha baik badan usaha besar maupun badan usaha kecil harus memiliki suatu sistem pengendalian internal yang baik serta sistem informasi akuntansi yang tepat guna mencegah hal-hal buruk yang tidak diinginkan yang dapat merugikan badan usaha tersebut.

There are no comments yet on this publication. Be the first to share your thoughts.