Affordable Access

NILAI-NILAI MORAL DALAM PARIKAN PADA LIRIK LAGU KARYA GENK KOBRA

Authors
Publication Date
Keywords
  • Bahasa Dan Sastra Jawa
  • Perpustakaan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk parikan dalam lirik lagu Genk Kobra (selanjutnya disebut GK), nilai-nilai moral, dan fungsi nilai-nilai moral pada lirik lagu karya GK. Lagu GK menjamur di tengah masyarakat kota Jogja dan sekitarnya, dan sering dinyanyikan oleh pengamen yang ada di angkutan umum di Jogja. Tentu hal tersebut, menjadikan lagu GK mudah dikenal oleh masyarakat kelas menengah pada umumnya. Lirik lagu GK menggunakan bahasa Jawa sehari-hari atau ngoko. Bahasa yang digunakan dalam lirik lagu karya GK sederhana dan easy listening, sehingga masyarakat pada umumnya mudah memahami isi dari lagu yang dibawakannya. Pada lirik lagu GK ditemukan bentuk parikan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian ini berusaha memaparkan lirik pada lagu karya GK yang di dalamnya mengandung parikan. Data penelitian ini adalah lirik lagu-lagu karya GK. Sumber data yang dianalisis adalah parikan-parikan yang ada dalam lirik lagu karya GK pada album yang pernah dirilis mulai tahun 2002 yaitu album “Ngayogyakarta” sampai album “Merajut Nusantara (Kembang Lambe)” pada tahun 2009. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyimak, mencatat, dan analisis isi. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Peneliti mendeskripsikan semua data berbentuk parikan yang muncul pada lirik GK. Validitas dalam penelitian ini menggunakan triangulasi dan pertimbangan ahli, sedangkan reliabilitas yang digunakan, yaitu reliabilitas intra-rater. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Bentuk parikan yang terdapat pada 25 lirik lagu GK yang berhasil ditemukan ada 5, yaitu parikan 2 gatra, parikan 3 gatra, parikan 4 gatra, parikan 6 gatra, dan parikan 8 gatra. Setiap bentuk parikan memiliki pola konstruksi yang berbeda, bukan didasarkan pada jumlah wanda-nya namun didasarkan pada letak isi dan sampirannya. Ditemukan parikan berjumlah 3 gatra yang berbeda dari parikan menurut konvensi yang biasanya dengan baris atau gatra-nya berjumlah genap, yaitu 2 atau 4, (2) nilai moral yang terdapat dalam parikan GK yaitu nilai sosial, religi, pendidikan, dan persatuan, (3) fungsi nilai-nilai moral mengacu pada keempat nilai tersebut, ditemukan fungsi parikan, yaitu fungsi menasihati, menyindir, mencela, mempengaruhi, pemberitahuan atau pernyataan.

There are no comments yet on this publication. Be the first to share your thoughts.