Affordable Access

ANALISIS WACANA POLITIK MENJELANG PILPRES 2009 DALAM HARIAN NASIONAL KOMPAS

Authors
Publisher
Universitas Udayana
Publication Date

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan cara media harian nasional Kompas dalam memberitakan situasi politik jelang PILPRES 2009 dilihat dari segi kosa kata dan bentuk kalimat yang digunakan, dan 2) mendeskripsikan cara wacana politik membentuk citra (image) figur calon presiden dan wakil presiden yang berkompetisi dalam PILPRES 2009. Penelitian ini adalah sebuah penelitian deskriptif dengan pendekatan analisis wacana pada level teks dengan menggunakan analisis dengan mengadaptasi model van Dijk. Teks berita yang digunakan sebagai sumber data adalah teks berita yang terbit pada edisi April 2009 sampai Juni 2009. Data dikumpulkan melalui studi dokumen dengan mengkliping teks, pembuatan kartu data, tabulasi data yang akan dianalisis serta interpretasi dan pendeskripsian data. Pilihan kosa yang digunakan Kompas dihiasi dengan kosa kata yang menggambarkan cara partai politik membentuk koalisi serta pilihan kata yang menggambarkan pertentangan antara kubu partai yang berseberangan. Bentuk kalimat yang digunakan adalah bentuk kalimat aktif, pasif dan nominalisasi. Bentuk kalimat pasif lebih sering digunakan dalam menulis judul teks berita baripada bentuk aktifnya. Dalam setiap teks berita yang dimuat dalam Kompas ada sebuah pembenaran atau ideologi yang ingin disampaikan oleh Kompas melalui wartawannya. Untuk mendukung ideologi ini, wartawan Kompas memuat latar peristiwa serta mengutip pernyataan-pernyataan-pernyataan pihak yang terlibat. Pengambaran citra oleh Kompas dilakukan dengan cara mengutip slogan kampanye, mengaitkan latar belakang pendidikan dan pekerjaan atau jabatan sebelumnya, serta dengan cara memuat komentar-komentar pakar tentang kandidat yang bersaing. Abstract The obejctives of this research are 1) describing the ways Kompas, a national daily newspaper, in informing the political situation before the Presidential election in 2009 based on its lexical and sentence structure and 2) describing how Kompas form the image of the presidential candidates. The research is a descriptive study using the model of discourse analisis designed by van Dijk. The texts used as sources of data are texs from April 2009 to June 2009. The data was collected through document study using a number of procedures such as collecting the texts, designing data cards, tabulating data, interpreting, analyzing and describing the data. The result of the study shows that the lexicon used by Kompas were related to the ways the political parties in seeking coalition and also using lexicon in describing parties which were in opposition. The form of sentence structure used were active, pasive and nomalisation. The idiology conveyed by Kompas was supported by describing the background of the event and using quotation uttered by political leaders especially by the presidential candidates. The image of the candidates were formed by confronting the candidates’ slogans, educational bacground, previous job and position also by mentioning comment from experts about the competing candidates.

There are no comments yet on this publication. Be the first to share your thoughts.