Affordable Access

SOIL-TRANSMITTED HELMINTHIC INFECTION AMONG PEOPLE OF DIFFERENT SOCIO-ECONOMIC LEVEL (THE PREVALENCE AND INTENSITY OF INFECTION)

Authors
Publisher
Buletin Penelitian Kesehatan
Publication Date
Keywords
  • Health
  • Kesehatan
  • Soil Transmitted Helminthic Infection

Abstract

Penyelidikan tentang prevalensi dan intensitas dari "Soil transmitted helminthic infection" pada tiga golongan penduduk dengan perbedaan tingkat ekonomi-sosial telah dilakukan di Mundu, Cirebon, Jawa Barat. Dimulai dari penduduk dengan golongan ekonomi-sosial yang relatif terbaik sampai yang terburuk, maka prevalensi untuk Ascaris lumbricoides adalah: 31,5 persen, 59,0 persen dan 80,0 persen; Trichuris trichiura: 43,8 persen, 74,9 persen dan 98,5 persen; cacing tambang 21,7 persen, 44,1 persen dan 81,5 persen, sedang Stronglyloides stercoralis ditemukan hanya 0 persen, 0 persen dan 5.1 persen. Intensitas infeksi dari A. lumbricoides menunjukkan angka-angka: 8935, 18514 dan 20581; T. trichiura; 348,993 dan 2225 dan pada cacing tambang 407,677 dan 1461 telur per satu gram tinya. A. lumbricoides dan T. trichiura menunjukkan prevalensi maupun intensitas yang lebih tinggi pada wanita, sedang cacing tambang baik prevalensi maupun intensitasnya adalah lebih tinggi pada pria. Berdasarkan pembagian menurut umur, maka prevalensi dan intensitas A. lumbricoides dan T. trichiura didapatkan tertinggi pada umur-umur dibawah 14 tahun, sedang cacing tambang pada umur lebih tinggi dari 15 tahun.

There are no comments yet on this publication. Be the first to share your thoughts.