Affordable Access

Pengendalian Bahan Baku Utama dan Pengaturan Layout Gudang Induk di PT. X

Authors
Publisher
Fakultas Teknik UBAYA
Publication Date
Keywords
  • Hd28 Management. Industrial Management

Abstract

PT. X adalah sebuah perusahaan yang memproduksi biskuit. Selama ini persediaan bahan baku perusahaan tidak terkontrol dengan baik, selalu terjadi tingkat persediaan bahan baku yang berlebihan untuk mencegah terjadinya kekurangan bahan baku. Selain itu juga terjadi masalah dalam sistem persediaan yang dipakai di dalam gudang sehingga sering terjadi kerusakan bahan baku karena kadaluwarsa. Tujuan dari penelitian ini adalah memperbaiki sistem persediaan perusahaan dan merancang layout gudang bahan baku sehingga biaya persediaan yang dikeluarkan menjadi optimal dan tidak terjadi lagi kerusakan bahan baku di dalam gudang. Perhitungan persediaan dalam penelitian ini dimulai dengan meramalkan data penjualan masa lalu. Hasil peramalan tersebut kemudian dikonversikan ke kebutuhan bahan baku untuk kemudian dihitung perencanaa R persediaannya. Metode yang dipakai dalam perhitungan tersebut adalah Fixed Order Quantity, dengan menentukan Service Level per Order Cycle untuk perhitungan safety stock dan Lost Sales untuk perhitungan biaya kekurangannya. Hasil perhitungan berupa jumlah optimal sekali pemesanan yaitu 381 sak terigu, 123 sak tapioka, 177 sak gula, dan 334 dos baker fat dengan biaya total sebesar Rp 4.261.723.044,79 untuk periode Juli- Desember 2000. Perancangan layout gudang dilakukan untuk kemudahan pengoperasian forklift dan kemudahan dalam melacak tempat barang. Dari alternatif layout usulan yang ada dipilih salah satu berdasarkan jumlah tempat tumpukan yang lebih besar dan alokasi bahan bakunya menggunakan metode Dedicated Storage. Hasil perhitungan dengan metode tersebut diinputkan ke dalam program Quantity Systems untuk diproses dengan modul transportasi menggunakan Vogel's Approximation Method. Penggunaan metode First In First Out diterapkan untuk melancarkan perputaran persediaan bahan baku sehingga kerusakan atau penurunan kualitas bahan baku dapat dihindari.

There are no comments yet on this publication. Be the first to share your thoughts.