Affordable Access

Analisis Produktivitas di Perusahaan Camilan Anda Jaya Malang

Authors
Publisher
Fakulas Teknik Universitas Surabaya
Publication Date
Keywords
  • Hd28 Management. Industrial Management

Abstract

Perusahaan Camilan Anda Jaya adalah perusahaan yang memproduksi berbagai macam camilan seperti kacang shanghai, kuping gajah, plintiran, pang-pang, dan yang lainnya. Seperti diketahui pada saat ini terdapat berbagai macam merk makanan ringan dengan berbagai macam harga di pasar. Hal ini menyebabkan persaingan menjadi ketal. Dengan meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam proses produksi, maka diharapkan perusahaan ini mampu bertahan dan berkembang dalam menghadapi persaingan tersebut. Pene1itian ini menggunakan metode OMAX melalui sik1us A.l.M., yaitu menimbulkan awareness (kesadaran) pada karyawan, dengan melewati 2 tahap yaitu agitation dan auditing, kemudian melakukan improvement untuk mendukung peningkatan produktivitas dengan me1ewati 4 tahap yaitu Investment, Incentives, Involvement, dan IE. Methods dan terakhir melakukan maintenance terhadap hasil peningkatan produktivitas itu dengan melakukan measurement dan monitoring. Periode implementasi siklus A.I.M. mulai tanggal 25 Maret - 1 Mei 2002 dengan periode mingguan selama 6 periode. Sedangkan sebagai pembanding apakah implementasi siklus A.l.M. ini lebih baik atau tidak digunakan maka di1akukan measurement dengan periode mulai tanggal 21 Oktober-15 Desember 2001 selama 8 periode. Pada fase awareness dilakukan antara lain pemberian perhatian lebih besar pihak manajemen terhadap karyawan, pertemuan secara rutin pihak manajemen dengan karyawan dengan hasil diantaranya peningkatan insentif dan pemberian bonus akhir tahun, pemberian penutup hidung dan kepala, serta tercapainya komitmen antara karyawan dan pihak manajemen untuk saling bahu membahu dalam meningkatkan kinerja perusahaan, memasang papan pengumuman, memperbaiki faktor-faktor yang menyebabkan penurunan produktivitas dan memasang poster yang isinya membangkitkan motivasi karyawan untuk meningkatkan motivasi karyawan. Sedangkan pada tahap auditing dilakukan pembagian kuesioner untuk mengetahui motivasi dan kepuasan kerja karyawan. Pada fase (improvement) yang terdiri dari tahap investment dilaksanakan pemberian penutup hidung dan kepala bagi karyawan departemen : persiapan bahan baku, mulen, dan ayak agar mereka tidak terganggu kesehatannya dan rambut dari pekerja tidak jatuh ke bahan baku. Pada tahap incentives dinaikkan insentif per kg dan merubah cara pembayaran menjadi 1 minggu sekali, memberikan makanan ringan kepada karyawan dan pemberian bonus akhir tahun yang ditambahkan ke THR. Pada tahap involvement dilakukan training saling silang antar departemen. Pada tahap I.E. Methods disediakan minuman di botol-botol bekas aqua, memberikan waktu-waktu jedah selain istirahat resmi, membuat jam makan menjadi fleksibel, mengangkat pimpinan tiap departemen, melakukan perbaikan lay-out, menyempurnakan sistem rotasi yang sudah ada, memperbaiki penyebab-penyebab cacat. Dari basil measurement dan monitoring diketahui bahwa indeks produktivitas setelah implementasi siklus A.I.M. lebih baik dari sebelumnya. Pada periode IX IP = 660.1, X IP = 796.8, XIIP = 766.4, XII IP = 819{tertinggi), XIII IP = 692.4, XIV IP = 621.4. Sedangkan IP tertinggi sebelum implementasi yaitu sebesar 221.6.

There are no comments yet on this publication. Be the first to share your thoughts.